Capacity Building


Sesuatu kegiatan dimana di dalamnya terdapat  rangkaian aktivitas untuk melakukan perubahan atau peningkatan level Sumber Daya Manusia pada diri individu, kelompok, organisasi, guna memperkuat kemampuan  individu dan organisasi dalam menghadapi perubahan lingkungan yang ada. Untuk itu peningkatan kapasitas dapat dilakukan melalui proses menganalisa lingkungannya, mengidentifikasi masalah organisasi, mencari kebutuhan pengembangan diri dan organisasi, isu dan peluang yang dapat diterapkan di dalam organisasi.

Manfaat Capacity Building?

  1. Menghilangkan kinerja yang buruk. Kegiatan ini dapat  meningkatkan kinerja pegawai saat ini, yang dirasakan kurang dapat bekerja secara efektif dan ditujukan untuk dapat mencapai efektivitas kerja sebagaimana yang diharapkan oleh organisasi. 

  2. Meningkatkan produktivitas. Dengan mengikuti kegiatan ini berarti pegawai juga memperoleh tambahan ketrampilan dan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi pelaksanaan pekerjaan mereka.  Secara tidak langsung akan meningkatkan produktivitas kerjanya. 

  3. Meningkatkan fleksibilitas. Dengan semakin banyaknya ketrampilan yang dimiliki pegawai, maka akan lebih fleksibel dan mudah untuk menyesuaikan diri dengan kemungkinan adanya perubahan yang terjadi dilingkungan organisasi. 

  4. Meningkatkan komitmen karyawan. Dengan melalui kegiatan pengembangan, pegawai diharapkan akan memiliki persepsi yang baik tentang organisasi yang secara tidak langsung akan meningkatkan komitmen kerja pegawai serta dapat memotivasi mereka untuk menampilkan kinerja yang baik. 

  5. Mengurangi turn over dan absensi. Dengan semakin besarnya komitmen pegawai terhadap organisasi akan memberikan dampak terhadap adanya pengurangan tingkat turn over absensi. Dengan demikian juga berarti meningkatkan produktivitas organisasi.